Selasa, 26 Juni 2012

Komputer Program Winplot


Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Persamaan Garis Lurus dan SPLDV dengan Pembelajaran Menggunakan Alat Bantu Komputer Program Winplot Siswa Kelas VIII C Semester 1 SMP Negeri 3 Purworejo
Tahun Pelajaran 2009/2010

Oleh. Teguh Widodo, S.Pd., M.M
(Guru Matematika SMP Negeri 3 Purworejo)
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian tindakan kelas ini adalah  untuk mengetahui apakah melalui pembelajaran dengan alat bantu komputer program Winplot dapat meningkatkan motivasi belajar Persamaan Garis Lurus dan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel siswa kelas VIII C semester 1 SMP Negeri 3 Purworejo Tahun Pelajaran 2009/2010.
Penelitian Tindakan kelas ini dilakukan pada bulan Agustus sampai bulan Desember 2009 di SMP Negeri 3 Purworejo Jalan Mardihusodo Nomor 3 Kutoarjo Kabupaten Purworejo. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII C SMP Negeri 3 Purworejo tahun pelajaran 2009/2010 yang berjumlah 24 anak.
Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus dan tiap siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu menentukan perencanaan tindakan, melaksanakan tindakan, melakukan pengamatan hasil tindakan dan melakukan refleksi dari hasil pengamatan. Setiap siklus pembelajarannya menggunakan alat bantu komputer program Winplot.
Hasil penelitian menunjukkan ada kenaikan rata-rata baik dari kondisi awal terhadap siklus 1, siklus 1 terhadap siklus 2, maupun kondisi awal terhadap siklus 2. Dari kondisi awal terhadap siklus 1 terdapat kenaikan rata-rata dari 83 menjadi 89, dari siklus 1 terhadap siklus 2 terdapat kenaikan rata-rata dari 89 menjadi 94, sehingga kenaikan rata-rata dari kondisi awal terhadap siklus 2 terdapat kenaikan dari 83 menjadi 94. Pada prosentase tuntas belajar juga terdapat kenaikan baik dari kondisi awal terhadap siklus 1, siklus 1 terhadap siklus 2, maupun kondisi awal terhadap siklus 2. Dari kondisi awal terhadap siklus 1 terdapat kenaikan prosentase tuntas belajar dari 75% menjadi 87,50%, dari siklus 1 terhadap siklus 2 terdapat kenaikan prosentase tuntas belajar dari 87,50% menjadi 91,67%, sehingga kenaikan prosentase tuntas belajar dari kondisi awal terhadap siklus 2 terdapat kenaikan dari 75% menjadi 91,67%.

Kata Kunci: Komputer Program Winplot, Hasil Belajar, Persamaan Garis Lurus dan SPLDV.

PENDAHULUAN
Latar Belakang
Persamaan garis lurus dan sistem persamaan linear dua variabel merupakan dua buah materi pembelajaran yang diajarkan pada kelas VIII SMP. Sebagian besar siswa kurang menguasai materi tersebut karena membutuhkan ketelatenan dan kecermatan dalam menggabar grafik persamaan garis lurus. Hal ini berakibat pada prestasi hasil belajar yang diperoleh pada ulangan harian belum memuaskan.
Salah satu faktor yang menyebabkan prestasi belajar siswa belum memuaskan adalah faktor pembelajaran. Apabila pembelajaran menarik dan berbasis teknologi diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar yang pada akhirnya akan meningkatkan prestasi belajar siswa. Sebaliknya apabila pembelajaran kurang menarik maka siswa kurang termotivasi dengan materi pelajaran. Oleh karena itu perlu dirancang pembelajaran yang mengaktifkan dan mengembangkan kreatifitas anak sehingga menarik yang pada akhirnya dapat meningkatkan prestasi hasil belajar siswa.
Penggunaan komputer dalam pembelajaran matematika  merupakan suatu daya tarik tersendiri bagi siswa. Komputer generasi baru mampu menggambar grafik fungsi dua dimensi dan tiga dimensi dengan sangat baik. Salah satu perangkat lunak komputer yang dapat digunakan untuk membantu pembelajaran matematika yang terkait dengan grafik fungsi adalah program Winplot. Program ini merupakan program gratis (totally freeware ) yang dapat didownload dari website: (http://www.exeter.edu/public/peanut.html). Program Winplot ini sudah under windows dan dirancang untuk membantu pembelajaran matematika yang terkait dengan grafik fungsi, baik dimensi dua maupun dimensi tiga secara interaktif.
Pembelajaran dengan alat bantu komputer program Winplot ini selain berbasis teknologi tentunya juga menyenangkan bagi siswa. Oleh karena itu penulis mengadakan penelitian dalam bentuk penelitian tindakan kelas dengan judul “Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Persamaan Garis Lurus dan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel dengan Pembelajaran Menggunakan Alat Bantu Komputer Program Winplot Siswa Kelas VIII C Semester 1 SMP Negeri 3 Purworejo Tahun Pelajaran 2009/2010”.
Rumusan Masalah
Permasalahan yang ingin dijawab dalam penelitian ini adalah “Apakah melalui pembelajaran dengan alat bantu komputer program Winplot dapat meningkatkan motivasi belajar Persamaan Garis Lurus dan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel siswa kelas VIII C semester 1 SMP Negeri 3 Purworejo Tahun Pelajaran 2009/2010?”
Tujuan
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah melalui pembelajaran dengan alat bantu komputer program winplot dapat meningkatkan motivasi belajar persamaan garis lurus dan sistem persamaan linear dua variabel siswa kelas VIII C semester 1 SMP Negeri 3 Purworejo Tahun Pelajaran 2009/2010.

LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS
Belajar
Muhibbin (2001: 92) menyatakan bahwa belajar pada dasarnya dapat dipahami sebagai tahapan perubahan tingkah laku individu yang relatif menetap sebagai hasil pengalaman dan interaksi dengan lingkungan yang melibatkan proses kognitif. Dengan kata lain perubahan-perubahan ini bisa hasil baru atau penyempurnaan terhadap hasil yang diperoleh dalam pengetahuan, pemahaman, keterampilan, dan nilai-nilai sikap. Sedangkan menurut Sudjana (2000: 28) belajar pada hakekatnya adalah sebagai inti dari proses pembelajaran yaitu suatu proses perubahan tingkah laku melalui berbagai pengalaman yang dilakukan bukan mengingat maupun menghafal.
Teori Motivasi
Menurut Lambas dkk (2004: 7), motivasi dapat didefinisikan sebagai tenaga pendorong  yang menyebabkan adanya tingkah laku ke arah suatu tujuan tertentu. Adanya motivasi pada siswa dapat terindikasi oleh kuatnya tingkah laku siswa untuk mencapai tujuan. Apabila siswa mempunyai motivasi tinggi maka ia akan: (1) memperlihatkan minat dan mempunyai perhatian, (2) bekerja keras dan memberikan waktu kepada usaha tersebut, serta (3) terus bekerja sampai tugas terselesaikan. Guru dapat meningkatkan motivasi kompetensi siswa dengan menerapkan pendekatan internal sehingga unjuk kerja siswa dapat berubah, dan siswa dapat mengontrol prestasinya. Hal itu dapat dilakukan dengan jalan: (1) memberikan kesempatan kepada siswa untuk melihat diri sendiri secara objektif, (2) menyesuaikan tingkat kesukaran tugas dengan kemampuan    siswa,    sehingga   siswa   mempunyai   harapan    untuk    berhasil, (3) memberikan kesempatan kepada siswa untuk melakukan tugas yang mempunyai nilai tinggi dan membangkitkan minat, (4) tugas disesuaikan dengan minat dan pengalaman siswa sebelumnya, (5) materi matematika yang disajikan disusun dan diberikan sedemikian rupa sehingga menarik perhatian dan mengikutsertakan siswa, dan (6) memberikan kesempatan kepada siswa untuk melakukan penguatan pada diri sendiri atas usaha dan ketahanannya.
Persamaan Garis Lurus Dan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
Hakekat matematika menurut Hudojo (1979: 96) adalah berkenaan dengan ide-ide, struktur-struktur, dan hubungan-hubungannya yang diatur menurut urutan yang logis dan juga berkenaan dengan konsep-konsep abstrak. Konsep-konsep abstrak tersebut tertulis dalam bentuk variabel-variabel, baik itu dalam bentuk persaamaan maupun pertidaksamaan. Persamaan garis lurus dan sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) merupakan materi pelajaran yang esensial yang diajarkan pada siswa kelas VIII SMP semester l.
Adinawan (2002: 160) menyatakan bahwa persamaan linear adalah kalimat terbuka yang memiliki hubungan sama dengan dan variabelnya berpangkat satu. Sedangkan persamaan menurut Sudirman (2004: 129) adalah kalimat terbuka yang menyatakan hubungan ”sama dengan” (=). Kalimat terbuka itu sendiri adalah kalimat yang memuat variabel (peubah) sehingga belum dapat ditentukan benar atau salahnya.
Persamaan linear dengan dua variabel adalah suatu persamaan yang tepat mempunyai dua variabel dan masing-masing variabelnya berpangkat satu. Sistem persamaan linear dua variabel terdiri dari dua persamaan, dan pengganti-pengganti dari variabelnya harus memenuhi untuk kedua persamaan tersebut..
Komputer Program Winplot
Komputer telah memainkan peranan penting dalam pembelajaran matematika. Pembelajaran berbantuan komputer merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan sikap lebih tertarik, tidak mudah menyerah, dan aktif menyelesaikan tugas. Kehebatan komputer terutama terletak pada:(1) kemampuannya untuk mengerjakan secara matematis model-model sistem fisis yang dihadapi, dan (2) kemampuannya untuk men-display-kan hasil-hasil model-model itu dengan grafik yang bagus dan jelas.
Winplot adalah suatu program yang diciptakan dan diproduksi oleh Richard Parris. Program ini dapat diperoleh secara gratis melalui (http://www.exeter.edu/public /peanut.html). Program Winplot ini dapat digunakan untuk menggambar grafik fungsi yang lengkap dengan sumbu-sumbu koordinatnya sehingga akan memudahkan siswa untuk menggambar grafik fungsi dan mengeksplorasi sifat-sifat grafik fungsi.
Hipotesis Tindakan
Sebagai jawaban sementara atas hasil tindakan yang dilakukan dalam penelitian ini maka dapat diajukan hipotesis melalui pembelajaran dengan alat bantu komputer program Winplot dapat meningkatkan motivasi belajar Persamaan Garis Lurus dan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel siswa kelas VIII C semester 1 SMP Negeri 3 Purworejo Tahun Pelajaran 2009/2010.
METODE PENELITIAN
Setting, Subyek dan Waktu Penelitian
Peneltitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Purworejo, yang beralamat di jalan Mardihusodo No. 3 Kutoarjo, Kabupaten Purworejo. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII C semester 1 SMP Negeri 3 Purworejo tahun pelajaran 2009/2010 yang berjumlah 24 anak. Peneltitian tindakan kelas ini dilaksanakan mulai bulan Agustus 2009 sampai dengan bulan Desember 2009
Langkah-langkah
Tahapan dalam penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 2  yaitu siklus 1 dan siklus 2. Pada siklus 1, dibagi dalam beberapa kelompok yang masing-masing kelompok terdiri dari 4 – 5 siswa, dengan materi persamaan garis lurus. Pada siklus 2, siswa dibagi dalam beberapa kelompok yang masing-masing kelompok terdiri dari 2 siswa, dengan materi SPLDV metode grafik. Pembelajaran pada siklus 1 dan siklus 2 menggunakan komputer program Winplot.

Desain Penelitian

Desain penelitian ini menggunakan model Kemmis dan Taggart dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi, serta refleksi dan tindak lanjut untuk setiap siklus. Penelitian tindakan kelas ini dirancang menjadi dua siklus utama yaitu siklus  1 dan 2.

Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan observasi dan tes. Observasi dilakukan untuk mengungkap motivasi dan aktivitas siswa dalam proses belajar mengajar dan efektivitas pembelajaran dengan alat bantu komputer program Winplot dalam kegiatan belajar mengajar. Tes dalam hal ini berupa tes prestasi untuk memperoleh data kuantitatif terhadap hasil belajar Persamaan Garis Lurus dan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Hasil evaluasi pada kondisi awal, siklus 1 dan siklus 2 seperti tertuang pada tabel sebagai berikut.
Uraian
Nilai Hasil Ulangan
Kondisi Awal
Siklus 1
Siklus 2
Rata-rata
83
89
94
N tertinggi
100
100
100
N terendah
70
70
70
Tuntas Belajar
18
21
22
(75 %)
(87,50 %)
(91,67%)

Dari tabel diatas dapat disimpulkan sebagai berikut. (1) Terdapat kenaikan rata-rata baik dari kondisi awal terhadap siklus 1, siklus 1 terhadap siklus 2, maupun kondisi awal terhadap siklus 2. Dari kondisi awal terhadap siklus 1 terdapat kenaikan rata-rata dari 83 menjadi 89, dari siklus 1 terhadap siklus 2 terdapat kenaikan rata-rata dari 89 menjadi 94, sehingga kenaikan rata-rata dari kondisi awal terhadap siklus 2 terdapat kenaikan dari 83 menjadi 94. (2) Terdapat kenaikan prosentase tuntas belajar baik dari kondisi awal terhadap siklus 1, siklus 1 terhadap siklus 2, maupun kondisi awal terhadap siklus 2. Dari kondisi awal terhadap siklus 1 terdapat kenaikan prosentase tuntas belajar dari 75% menjadi 87,50%, dari siklus 1 terhadap siklus 2 terdapat kenaikan prosentase tuntas belajar dari 87,50% menjadi 91,67%, sehingga kenaikan prosentase tuntas belajar dari kondisi awal terhadap siklus 2 terdapat kenaikan dari 75% menjadi 91,67%.
Setelah melakukan pembelajaran dengan alat bantu komputer program Winplot pada Persamaan Garis Lurus dan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel siswa kelas VIII C semester 1 SMP Negeri 3 Purworejo Tahun Pelajaran 2009/2010, maka dapat disimpulkan hasil penelitian tindakan kelas ini sebagai berikut. (1) Rata-rata hasil ulangan 94 dengan ketuntasan belajar 91,67%. Hal ini melebihi target sesuai dengan indikator kinerja yaitu rata-rata hasil ulangan minimum 80,00 dengan ketuntasan belajar lebih dari 70%. Sehingga hipotesis yang berbunyi “melalui pembelajaran dengan alat bantu komputer program Winplot dapat meningkatkan motivasi belajar Persamaan Garis Lurus dan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel siswa kelas VIII C semester 1 SMP Negeri 3 Purworejo Tahun Pelajaran 2009/2010”, dapat diterima. (2) Kegiatan penelitian tindakan kelas ini berhasil, karena aktivitas siswa secara individu untuk kategari cukup, baik dan sangat baik pada siklus 1 dan siklus 2 mencapai 97,5% (95% pada siklus 1 dan 100% pada siklus 2. Sedangkan indikator keberhasilan kegiatan penelitian tindakan kelas ini, jika aktivitas siswa secara individu untuk kategori cukup, baik, dan sangat baik mencapai 85%.

PENUTUP
Banyak cara yang digunakan oleh guru untuk meningkatkan prestasi hasil belajar siswa. Prestasi hasil belajar siswa yang kurang memuaskan bisa diakibatkan oleh pembelajaran yang kurang menarik. Sehingga pembelajaran yang menarik dapat meningkatkan prastasi hasil belajar siswa. Dalam penelitian tindakan kelas ini menggunakan alat bantu komputer program Winplot pada Persamaan Garis Lurus dan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel siswa kelas VIII C semester 1 SMP Negeri 3 Purworejo Tahun Pelajaran 2009/2010, ternyata dapat meningkatkan prestasi belajar siswa, karena pembelajaran ini kontekstual dan menarik bagi siswa.

PUSTAKA
Adinawan, M. Cholik, dkk. 2002. Matematika untuk SMP Kelas VII.  Jakarta: Erlangga.
Hudojo, Herman. 1979. Pengembangan Kurikulum Matematika dan Pelaksanaanya di Depan Kelas. Jakarta: Usaha Nasional.
Lambas ,dkk. 2004. Matematika. Modul Pelatihan Terintegrasi Buku 3. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. Direktorat Pendidikan Lanjutan Pertama.
Sudirman, dkk. Cetakan Pertama 2004. Cerdas Aktif Matematika Jilid 1 A. Jakarta: Ganeca Exact.
Sudjana Nana. 2000. Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT. Sinar Baru Algensindo.
Syah Muhibbin. 2001. Psikologi Pendidikan dengan Pendidikan Guru. Bandung: Remaja Rosdakarya.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar